Headlines

Kurikulum Sekolah Manado: Mengembangkan Potensi Siswa secara Holistik – Artikel ini menjelaskan tentang kurikulum yang diterapkan di Sekolah Manado, termasuk pendekatan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan penilaian siswa. [Link artikel]


Kurikulum Sekolah Manado: Mengembangkan Potensi Siswa secara Holistik

Sekolah Manado adalah salah satu sekolah yang berkomitmen untuk mengembangkan potensi siswa secara holistik melalui kurikulum yang mereka terapkan. Kurikulum ini dirancang dengan tujuan untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik yang memadai, tetapi juga memiliki keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk sukses di dunia nyata.

Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum Sekolah Manado sangatlah beragam. Mereka tidak hanya mengandalkan metode pengajaran tradisional, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan yang lebih inovatif dan interaktif. Kurikulum ini menekankan pada pembelajaran berbasis proyek, di mana siswa diajak untuk bekerja dalam kelompok dan mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi nyata. Pendekatan ini tidak hanya membantu siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran, tetapi juga mengembangkan keterampilan kerjasama, pemecahan masalah, dan berpikir kritis.

Selain itu, Sekolah Manado juga menawarkan beragam kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang untuk mengembangkan minat dan bakat siswa di luar ruang kelas. Kegiatan ini meliputi olahraga, seni, bahasa, musik, dan banyak lagi. Dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler ini, siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi minat mereka dan mengembangkan keterampilan yang tidak mereka dapatkan selama pembelajaran akademik. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler juga membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan sosial mereka, seperti kerjasama, kepemimpinan, dan toleransi.

Sistem penilaian siswa di Sekolah Manado juga memainkan peran penting dalam pengembangan potensi siswa secara holistik. Selain penilaian akademik berbasis ujian, kurikulum ini juga memperhitungkan penilaian berkelanjutan yang melibatkan penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Dengan cara ini, siswa tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik mereka, tetapi juga kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan orang lain, keterampilan berpikir kritis, dan etika kerja.

Referensi:
1. Dinas Pendidikan Kota Manado. (2019). Kurikulum Sekolah. Diakses pada 10 Januari 2022, dari [link artikel].
2. Wulandari, R. (2020). Penerapan Kurikulum Holistik dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Holistik, 2(1), 1-10.
3. Mulyati, E. W. (2018). Implementasi Kurikulum Holistik pada Pendidikan Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 19(1), 12-25.
4. Wibowo, A. (2017). Pengembangan Kurikulum Holistik dalam Meningkatkan Keterampilan Abad 21. Jurnal Pendidikan Holistik, 1(2), 85-94.