Artikel ini akan menjelaskan tentang kurikulum yang diterapkan di Sekolah Tanjung Selor serta program pembelajaran yang ditawarkan. Informasi tentang mata pelajaran, metode pembelajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler juga dapat disertakan.


Sekolah Tanjung Selor merupakan salah satu sekolah yang memiliki kurikulum yang komprehensif dan beragam program pembelajaran yang ditawarkan kepada para siswa. Kurikulum yang diterapkan di sekolah ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam mengembangkan potensi akademik, keterampilan, dan karakter yang baik.

Salah satu keunggulan dari kurikulum Sekolah Tanjung Selor adalah penerapan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Metode pembelajaran yang digunakan di sekolah ini adalah metode aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (AKEM). Metode ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran sehingga mereka dapat lebih aktif dalam mengembangkan pemahaman dan keterampilan mereka.

Selain itu, sekolah ini juga menawarkan beragam mata pelajaran yang meliputi matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, IPA, IPS, seni budaya, olahraga, dan lain sebagainya. Mata pelajaran tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa dalam berbagai bidang pengetahuan.

Program pembelajaran di Sekolah Tanjung Selor juga dilengkapi dengan kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa di luar mata pelajaran akademik. Beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan di sekolah ini antara lain klub musik, klub olahraga, klub seni, dan lain sebagainya. Dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan potensi mereka secara lebih menyeluruh.

Secara keseluruhan, Sekolah Tanjung Selor merupakan sekolah yang memiliki kurikulum yang komprehensif dan beragam program pembelajaran yang ditawarkan. Dengan penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan kegiatan ekstrakurikuler yang menarik, sekolah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan optimal para siswa.

Referensi:
1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
3.